Postingan

Stetmentnya Dinilai Ngajak Perang, KNPI Banten Diminta Bercermin

Gambar
LOGO KNPI BANSELNEWS, SERANG - Gerakan sejumlah pemuda dari Lebak Selatan yang mengaku siap membubarkan KNPI, membuat KNPI Berang. Melalui akun resminya, KNPI Banten menyebutkan, wacana pembubaran KNPI yang diinisiasi oleh sekelompok pemuda di Lebak itu, menurutnya tidak berdasar. Bahkan, dalam status yang di update pada 29 Mei 2017 pukul 05.13 itu, KNPI menuding bahwa 11 pemuda di Lebak tersebut adalah orang-orang yang berfikiran sempit yang hanya mencari popularitas saja. Hal ini rupanya menuai kecaman netizen, stetmenet KNPI Banten tersebut dinilai tidak pantas di lontarkan oleh KNPI yang sejatinya menjadi pengayom para pemuda. "Kok ini status, pernyataannya kayak ngajak ribut ya?. lebih di perhalus lagi min," tulis Mujang Kurnia dalam komentarnya. "Benarkah ini akun resmi KNPI Banten??? Statmen Sama sekali tidak mencerminkan keluhuran Budi pekerti sebagai  pengayom pemuda, gampang menjustifikasi dan sangat terlihat adigung seolah2 kalian paling paham UU. Sta...

Saat Pawai Taaruf MTQ Ke-13 Tingkat Provinsi Banten, Satu Orang Meninggal Dunia

Gambar
  Pawai taaruf MTQ Ke-13 Tingkat Provinsi Banten SERANG, (BANSELNEWS) - Kepala Desa Rangkasbitung Barat Asep Suparlan, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak meninggal saat akan mengikuti iring-iringan pawai taruf Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-13 Tingkat Provinsi Banten. Asep tumbang saat kafilah Kabupaten Lebak menunggu jadwal untuk mengikuti iring-iringan pawai. Asep bersama kelompok kepala desa di Kabupaten Lebak sebelumnya tengah berbicang santai. Namun secara tiba-tiba, almarhum tumbang dengan mengeluh sakit di bagian dada. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Drajat Prawiranegara, Serang. Almarhum sempat mendapat perawatan di Ruang Unit Intensif (ICU). Namun demikian nasib berkata lain, Asep menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Pemkab Serang tersebut. "Denger kabar sih kena angin duduk. Sudah dibawa ke rumah sakit. Ternyata tidak tertolong. Jenazahnya sudah dibawa pulang ke rumah (duka)," ujar Apip Rapiudi...

Dukungan PDI P ke Rano Menguat, Ketua DPD Tidak Berani Nyatakan Dukungan

Gambar
Foto Net SERANG, (BANSELNEWS) - Dukungan bagi bakal calon gubernur Banten periode 2017-2022, Rano Karno dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Banten menguat. Hal tersebut terbukti dari berkumpulnya seluruh ketua DPC PDI P se-Banten di salah satu Hotel di Tangerang beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut seluruh DPC memberikan masukan kepada Rano Karno terkait pendampingnya pada perhelatan Pilgub Banten 2017 mendatang. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD PDI P Banten, Sukira, membenarkan jika pertemuan para Ketua DPC se Banten tersebut berkaitan dengan perasoalan wakil pendamping Rano Karno jika di usung PDI P pada Pilgub yang sebentar lagi akan digelar. Ia menuturkan, sampai saat ini belum ada kputusan terkait dukungan PDI P. "Saya tidak berani menyebutkan dukungan PDI P pada siapa. Karena kewenangannya berada di DPP," kata Sukira pada Wartawan. Kamis, (7/4/2016) Selain itu, dirinya mewajarkan jika n...

LPPDes Tidak Ditanda Tangan BPD, Kepala Desa Tidak Bisa Nyalon Lagi

Gambar
Sukanta, Camat Kecamatan Malingping (Dok Net) LEBAK, BANSELNEWS - Selain diwajibkan melakukan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPDes) tahunan, kepala desa yang akan berakhir masa jabatannya juga diharuskan melakukan LPPDes, guna melaporkan kegiatan di desa selama masa jabatannya. Camat Kecamatan Malingping, Sukanta menegaskan, apabila LPPDes yang juga ditanda tangani oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ini terdapat kejanggalan, maka kepala desa tersebut tidak akan bisa mencalonkan diri kembali. "Diakhir masa jabatannya, Kepala desa harus membuat LPPDes akhir masa jabatan, kalau ada permasalahan dan tidak di tanda tangan oleh BPD, maka dia tidak bisa nyalon lagi," ucap Sukanta. Sukanta mengisyaratkan, jika BPD menemukan kejanggalan, BPD pun menurutnya tidak harus menanda tangani LPPDes tersebut. "Kalau BPD menemukan kejanggalan atau permasalahan, dia tidak akan tanda tangani LPPD itu, makanya sebelum tanda tangan, BPD harus mengka...

98 Ibu Rumah Tangga di Lebak Mengidap HIV Aids, Ini Penyebabnya!

Gambar
Ilustrasi HIV Aids (Dok. Net) LEBAK, BANSELNEWS -  Kasus penderita ‘Human Immunodeficiency Virus / Acquired Immuno Deficiency Syndrome’ (HIV/AIDS) di Kabupaten Lebak, Banten, menimpa puluhan ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya. “Kami mencatat jumlah penderita HIV/AIDS di Lebak yang masih hidup sekitar 98 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah saat dihubungi wartawan, Sabtu 19/3/2016. Menurut dia, saat ini penderita HIV/AIDS di Kabupaten Lebak yang ditemukan positif sebanyak 98 orang dan mereka masih hidup dengan menjalani pengobatan. Namun, kebanyakan penderita itu teridentifikasi ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya yang terlebih dahulu positif HIV/AIDS. Penyebaran penderita HIV/AIDS karena ditularkan melalui jarum suntik, narkoba, dan hubungan seks bebas. Begitu juga bayi yang menyusui dari ibunya yang positif penyakit HIV/AIDS. Selama ini, penderita penyakit HIV/AIDS tentu cuku...

Setahun Tak Masuk Kerja, Kepala Sekolah di Cijaku Diprotes Warga

Gambar
SMPN 4 Satap Cijaku,  di Kampung Pamundayan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak LEBAK, BANSELNEWS - Anda Sasmita, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Satap Cijaku, di Kampung Pamundayan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sudah setahun tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, akibatnya proses belajar mengajar di sekolah tersebut pun tidak berjalan dengan baik. "Sudah sekitar setahun dia (Anda red.) nggak masuk kerja tanpa alasan yang jelas. Proses belajar mengajar tentu saja kurang baik, karena kepalanya selaku controling terhadap guru tidak ada," ujar Maman Supriatna, warga setempat, kepada wartawan, Sabtu, 19/3/2016. Maman pun sangat menyayangkan sikap PNS ini, menurutnya seharunya selaku kepala sekolah, Anda harus memberikan contoh yang baik bagi para gurunya. Maman pun menilai jika Anda telah merugikan masyarakat, karena meski Anda setahun tidak masuk kerja, tetapi abdi negara ini tetap digajih oleh pemeri...

Bakal Calon Gubernur Ini Janjikan Bantuan Ke Daerah 100 Miliar Per Tahun

Gambar
Mulyadi Jayabaya, Bakal Calon Gubernur Banten SERANG, (BANSELNEWS)  - Mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya atau biasa disapa JB berjanji akan memberikan bantuan Rp100 miliar untuk kabupaten kota. “Saya akan memberikan bantuan pembangunan ke semua kabupaten/kota Rp100 miliar setiap tahun,” kata JB saat menyerahkan formulir pendaftaran Pilgub di kantor DPD PDIP Banten, Rabu (16/3). Dalam kesempatan itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten ini juga mengklaim akan membawa perubahan di Banten jika nanti terpilih menjadi gubernur. “Dua tahun berturut-turut Banten dapat opini BPK disclamimer, dan saya kalau terpilih akan membawa ini lebih baik. Pak Rano memang saat ini dikatakan incumbent, tapi Pak Rano baru dua tahun menjabat kepala daerah, kalau saya dua periode ,” kata JB  (w-Btn/smy)